pemandangan curug ci gamea

curug ci gamea yang terletak di kaki gunung bunder ini tidak terlalu jauh dari kota bogor. kira kira dapat di tempuh dengan 2 jam perjalanan darat..
gak usah neko neko. let's go....

gue ke sana naek mobil sendiri. berhubung mobil gw sedan dan jalan yg di laluinya itu medan pegunungan, ya bisa kalian bayangkan, betapa hancurnya mobilku.... arrrggghhh....


bebatuan, jalanan terjal, "naik2 ke puncak gunung.." dimulai dengan bismillah kami saya berangkat dari rumah teman saya di daerah bogor. melewati daerah dermaga depan kampus IPB maceeettt, tpi euy, boleh lah ada pemandangan wanita kampus anak bogor.. hueeee...hueeee...
jalan menuju ke sana kita melihat pemandangan yang ajiiibb...
di antaranya saya menemukan kali yang jernih, sawah yang berhampar luas.. pkiran saya juga "wah gw foto juga dah ni kali, bagus bgt sih.."nih gambarnya..

naik... naik dan naik.. akhirnya sampai di kawasan wisata curug ci gamea.
kami sampai sore sekali. kira2 jam 5.03am.
masuk gerbang wisata di tagihin uang 4rebu per roang.. masuk lah kita. dan edaaaannn...
tapi jalan kesana juga gokil, pemandangan juga bgus bgt sumpah. kali kali sebelu air trjunya juga bening bgt... mandi juga gak bakalan gatel2 x.hehehhe.. tapi tetep aja jorok kalo gak pake sabun... wuih dinginnya udara di sana....


turun nya jauh banget.. gokil sumpah.
sampai di air terjun nya, siapa sangka kalau di san cuma ada kita berlima tidak ada orang lain lagi... wwaahhhh... saik nih buat foto slow speed. pikiran saya.. gak ada yg ganggu dengan pemandangan orang mandi di air trjunya...





























tips memfoto air terjun dengan slowspeed.
1.sediakan tripod, karana akan shake ato goyang. karan yang akan kita gunakan adalah speed lama.
2. pakai speed antara 1'' sampai 1.6'' tergantung intensitas cahaya yang ada.
3. mode TV (time value)
4. kalau pada siang hari gunakan ND filter 4 sampai 8 stop.

memfoto bidang landscape

memfoto landscape memang tidak mudah selain kita membutuhkan tripod, kita juga harus mencari penerangan pada matahari, ..
ada beberapa tips untuk memfoto landscape

1. menentukan depth of field
depth of field adalah ruang tajam di mana jika kita menggunakan f/ yg besar maka ruang tajamnya semakin kecil, begitu juga sebaliknya. memfoto landsape yg kita butuhkan adalah ketajaman yg besar, misalnya jika kita memfoto pemandangan gunung. maka bentuk satu gunung serta sawah2 nya itu tajam, tidak munkinkan yang tajam hanya sawanya saja. maka kita memerlukan apeture yang besar. sekitar f11,12,13.......f22,.......dst. tergantung subjek nya.

2. memakai tripod
mengapa kita harus menggunakan tripod
karena jika kita mnggunaka apeture yg besar maaka eksposure nya akan semakin lama, dan jika eksposure nya lama maka gambar yg akan kita ambil akan shake/goyang jika tidak menggunakan tripod.


gambar 1.




3. menentukan foregroundnya.
foreground yang di maksud misalnya langit, dan awan2 nya jika kita memotret dengan f/kecil maka kita akan bingun focus mana yang akan kita ambil. maka saya sarankan mengambil fokus dengan FG nya .

gambar 2.

photography

pengenalan photography

photography pada dasarnya adalah suatu karya seni. karya seni lukis. karna photogrphy sendiri itu terdiri dari "photo" yang berati gambar/image dan "graphic" sinar. maka mempunyai artian melukis dengan sinar. karna tampa sinar berarti tidak ada gambar.

syarat2 adanya sebuah photo :
-kamera
-lensa
-sinar
-film/images sensor(pd digital)

pada bagian ini saya akan lebih membahas tentang kamera SLR(single lens reflex)

kamera SLR tedapat beberapa unit, fitur, dll. adapun beberap unit pada kamera SLR antara lain Body kamera, lenses/lensa, flash. fitur2nya diantanya megapixel, reservese focus, exposure, dll.

penggunaan kamera SLR ini ada beberapa cara untuk menggunakanya di antaranya :
M : manual, ini di lakukan jika speed dan apeture serta ISO nya dapat kita atur sebebas mungkin.
AV : apeture value, ini di lakukan jika kita mementingkan ruang tajam(dept of field).
TV : time value, ini di lakukan jika kita lebih menggunaka kecepatan.

speed (TV):

speed ini yg mempengaruhi kecepatan kamera untuk mengambil gambar, dalam artian semaki cepat kita men set, semakin freeze atau tetap gambar yg kita ambil.
speed dapat di lihat seperti .......2'',1.6'',1.5'',1.2'',1'',........1/4,1/5,1/6,1/8,1/20.....1/1000/1/2000..dst ini ukuran dtik misal 1'' berarti kecepatan pengambilanya 1 detik, 1/1000 berarti 1/1000 detik..
kecepatan dari 1/8......1'' di sbut slowspeed.
kecepatan 1/60-1/200..... normal speed
kecepatan 1/1000 ke atas di sebut freeze.
kecepatan dibawah 2'' di sebut long exposure.

gambar 1 : dengan slow speed kita memotret air tejun seperti ini maka airnya akan terlihat soft seperti kapas.


apeture (AV)/fstop :

apeture ini adalah bukaan diafragma lensa, semakin besar bukaan diafragma lensa, maka semakin besar DOF/ruang tajamnya. f ini seperti (f3.5, f4, f4.5.........f22,f25...)
bagian ini yang sangat mempengaruhi kualitas gambar yang di hasilkan, karena semakin kecil, f/ nya maka semakin sempit ketajaman sebuah gambar.

gambar 1 ; dengan apeture f3.5 maka object yg tajam adalah daerah yg kita fokuskan. sedangkan foregroundnya terlihat blur.



gambar 2: dengan apeture f5.6. foregroundnya terlihat tidak begitu blu, karena DOF nya lebih lebar.




ISO :

iso ini adalah angka yang memnentukan seberapa besar cahaya yang masuk semakin besar iso yang kita gunkan, maka semakin banyak sinar yang masuk kamera, ISO ini seperti 100, 200, 400, 600, 800, 1600, .....

gambar 1: ISO 100




gambar : dengan ISO 1600, maka objedt malan akan terlihat terang
(nb. semakin besar ISo yg di pakai maka semakin banyak detail noise yang terlihat.



Siraman Rohani

larangan marah...

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي، قَالَ : لاَ تَغْضَبْ فَرَدَّدَ مِرَاراً، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ

[رواه البخاري]

Terjemah hadits / ترجمة الحديث :
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu sesungguhnya seseorang bertanya kepada Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam : (Ya Rasulullah) nasihatilah saya. Beliau bersabda : Jangan kamu marah. Beliau menanyakan hal itu berkali-kali. Maka beliau bersabda : Jangan engkau marah.

(Riwayat Bukhori )


Pelajaran yang terdapat dalam hadits / الفوائد من الحديث :

1. Anjuran bagi setiap muslim untuk memberikan nasihat dan mengenal perbuatan-perbuatan kebajikan, menambah wawasan ilmu yang bermanfaat serta memberikan nasihat yang baik.

2. Larangan marah.

3. Dianjurkan untuk mengulangi pembicaraan hingga pendengar menyadari pentingnya dan kedudukannya.